17 April 2009

Bacalah Al-Quran Al-Karim


Pada entry sebelum ini, saya ada menyebut tentang membaca. Membacalah, kerana dengan membaca antara sumber kekuatan umat. Dan saya juga ada menyebut sedikit berkenaan saranan membaca Al-Quran. InsyaAllah, kali ini saya saya akan coretkan untuk sidang pembaca beberapa kelebihan membaca Al-Quran Al-Karim. Semoga dengan itu akan menambahkan lagi semangat kita untuk sentiasa membaca Al-Quran. Malang sekali sebagai muslim kita tidak membaca Al-Quran. Apakah anggota keluarga Muslim yang memiliki mushaf tidak mampu membaca Kitab suci itu? Diduga jawabannya adalah "tidak"! Apakah setiap Muslim yang mampu membaca Al-Quran mengetahui garis besar kandungannya serta fungsi kehadirannya di tengah-tengah umat? Amat malang jika sekali lagi jawaban yang diduga serupa.

Di antara keutamaan Al-Qur'an:

1. Firman Allah Ta'ala: " Alif Lam Mim. Demikian itulah Al-Kitab (Al-Quran) yang tiada keraguan padanya, petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa". (Al-Baqarah:1-2). Taqwa ialah takut kepada Allah Taala dengan mengikuti segala perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya.

2. Firman Allah Ta'ala: "Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan khabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (An-Nahl: 89)

3. Firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gelita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (Al-Ma'idah: 15-16).

4. Firman Allah Ta 'ala: "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi ouang-orang yang beriman. " (Yunus: 57).

5. Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa 'at bagi pembacanya." (HR. Muslim dari Abu Umamah).

6. Dari An-Nawwas bin Sam'an radhiallahu 'anhu, katanya: Aku mendengar Rasul shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Didatangkan pada hari Kiamat Al-Qur'an dan para pembacanya yang mereka itu dahulu mengamalkannya di dunia, dengan didahului oleh surah Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surah ini." (HR, Muslim).

7. Dari Utsman bin Affan radhiallahu 'anhu, katanya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Al-Bukhari)

8. Dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu, katanya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf." (HR. At-Tirmidzi, katanya: hadits hasan shahih).

9. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang membaca Al-Qur'an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Quran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala." (Hadits Muttafaq 'Alaih). Dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya.

10. Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh hasad (iri) kecuali dalam dua perkara, yaitu: orang yang dikaruniai Allah Al-Qur'an lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah harta lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang". (Hadits Muttafaq 'Alaih). Yang dimaksud hasad di sini yaitu mengharapkan seperti apa yang dimiliki orang lain. (Lihat kitab Riyadhus Shaalihiin, hlm. 467-469).

Demikianlah beberapa kelebihan membaca dan mengamalkan Al-Quran Al-Karim yang dapat kita hayati bersama dari sumber Al-Quran dan As-Sunnah. InsyaAllah jika berkesempatan saya cuba bawakan pula kelebihannya pada pandangan ulama' dan ilmuwan.

Bukanlah kelebihan yang kita harapkan sangat tetapi sebagai galakan untuk kita mendampingi Al-Quran. Al-Quran adalah petunjuk jalan hidup kita menuju alam kematian. Tidak dapat tidak kita mesti sentiasa membacanya.